Cimahi, Reportasenusantaranews.com – Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan semangat kebersamaan dalam membangun Kota Cimahi yang lebih maju, harmonis, dan membahagiakan. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan peringatan Tahun Baru Islam tingkat Kota Cimahi yang dirangkaikan dengan Hari Jadi Kota Cimahi ke-25.
Dalam sambutannya, disampaikan penghormatan kepada unsur Forkopimda, tokoh agama, ulama, pimpinan organisasi masyarakat, serta seluruh masyarakat yang hadir. Hadir di antaranya Kapolres Cimahi, Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widiatmoko, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cimahi, para tokoh masyarakat, serta KH Salimun yang selama ini menjadi panutan dan guru bagi masyarakat.
Peringatan Tahun Baru Islam disebut sebagai pengingat penting akan makna hijrah, yaitu berpindah dari keadaan yang biasa menjadi lebih baik, dari kelemahan menuju kekuatan, dari perpecahan menuju persatuan, serta dari sekadar berharap menjadi berani mengambil tanggung jawab.
"Tahun Baru Islam mengajarkan kepada kita untuk terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Semangat hijrah harus menjadi inspirasi dalam kehidupan pribadi maupun dalam membangun masyarakat," ujar salah satu penyampaian dalam kegiatan tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Hari Jadi Kota Cimahi ke-25 dimaknai bukan sekadar bertambahnya usia kota, melainkan menjadi penanda kedewasaan dalam membangun daerah, menjaga kebersamaan, serta menyelesaikan berbagai tantangan yang masih dihadapi masyarakat.
Ditekankan bahwa ukhuwah Islamiyah tidak hanya diwujudkan melalui pertemuan dan kebersamaan secara fisik, tetapi juga melalui rasa peduli, saling menjaga, saling menguatkan, dan bergotong royong dalam menyelesaikan berbagai persoalan bersama.
Menurutnya, kota yang bahagia bukan hanya ditandai oleh pembangunan fisik yang baik, tetapi juga oleh masyarakat yang merasa dihargai, didengarkan, dan memiliki harapan terhadap masa depannya.
Pemerintah Kota Cimahi, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, berakhlak, dan penuh harapan.
Namun demikian, pembangunan tidak akan berhasil tanpa adanya dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Karena itu, melalui program Cimahi Berdakwah, masyarakat diajak menjadikan dakwah tidak hanya berhenti di mimbar, tetapi hadir dalam kehidupan sehari-hari melalui kepedulian sosial dan tindakan nyata.
"Kita perlu bertanya kepada diri sendiri, sudahkah kita menjadi tetangga yang peduli? Sudahkah kita menjadi warga yang ikut menjaga kota ini? Karena masa depan Cimahi ditentukan oleh kemauan kita untuk bergerak, berkontribusi, dan bertanggung jawab bersama," tegasnya.
Di akhir kegiatan, apresiasi disampaikan kepada para ulama, penceramah, panitia, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Diharapkan kegiatan tersebut menjadi majelis ilmu yang mendatangkan keberkahan, menambah keimanan, mempererat persatuan, serta menguatkan semangat masyarakat dalam membangun Kota Cimahi.
"Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Mari terus bergerak bersama untuk Cimahi yang lebih maju, lebih harmonis, dan lebih membahagiakan," tutupnya.(Adang.R)


