Cimahi, Reportasenusantaranews.com - Pemerintah Kota Cimahi menggelar Festival Pasar Hevi dan monitoring harga bahan pokok di Pasar Atas, dipimpin Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Satgas Pangan Provinsi Jawa Barat, dan Polda Jawa Barat. Ini langkah strategis untuk mengendalikan inflasi dan memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan.
Hadir pula Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar, Wirdhanto Hadicaksono, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Cimahi yang turut melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan.
Dalam keterangannya kepada awak media, Ngatiyana menyampaikan apresiasi atas sinergi Satgas Pangan Provinsi Jawa Barat yang turun langsung memantau kondisi harga menjelang Ramadan.
Ia mengakui terdapat kenaikan pada beberapa komoditas, namun pemerintah bersama aparat akan menelusuri hingga ke tingkat distributor dan pemotongan hewan guna menjaga stabilitas harga.
“Harapannya tidak ada kenaikan signifikan sampai Idulfitri. Kami ingin harga daging, telur, sayuran, bawang merah, dan bawang putih tetap terkendali sehingga masyarakat tidak terbebani,” ujar Ngatiyana.
Ia juga menegaskan operasi pasar akan terus dilakukan secara rutin, tidak hanya di pasar milik pemerintah, tetapi juga di berbagai titik lainnya. Bahkan, ASN Kota Cimahi diminta berbelanja di pasar tradisional setiap hari Jumat untuk mendukung perputaran ekonomi pedagang lokal.
Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Jabar Wirdhanto Hadicaksono menegaskan pihaknya menemukan sejumlah pelanggaran harga di lapangan. “Ada temuan harga yang melebihi ketentuan. Ini akan kami dalami bersama Satgas Pangan agar tidak merugikan masyarakat,” tegasnya.
Melalui Festival Pasar Hevi dan sidak terpadu ini, Pemkot Cimahi menegaskan komitmennya menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri, sekaligus memastikan aktivitas perdagangan tetap sehat dan terkendali.
(Adang.R)



