Brigez Cimahi Perkuat Kaderisasi Positif

Cimahi, Reportasenusantaranews.com - Kegiatan Latihan Kaderisasi yang digelar Ormas Brigez Kota Cimahi mendapat perhatian langsung dari jajaran pemerintah daerah.


Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Cimahi, Budi Raharja, yang juga bertindak sebagai pembina, hadir dalam kegiatan tersebut di Pendopo DPRD Kota Cimahi, Minggu (15/2/2026).

Kehadiran Sekwan menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap proses pembinaan dan pengembangan organisasi masyarakat agar berjalan sejalan dengan nilai-nilai positif dan kepentingan publik.


Ketua DPW Brigez Kota Cimahi, M. Virgi Zulian, menegaskan bahwa kaderisasi ini bertujuan mencetak generasi muda yang mampu bergerak ke arah lebih konstruktif serta memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.


“Kaderisasi ini untuk memunculkan pemuda-pemuda Cimahi yang aktif dan membawa perubahan positif. Peserta diambil dari perwakilan tiap DPC agar pembinaan lebih fokus dan berkelanjutan,” ujarnya.


Pelatihan tersebut melibatkan perwakilan dari tiga DPC Brigez di tiga kecamatan, yakni Cimahi Selatan, Cimahi Utara, dan Cimahi Tengah.


Masing-masing DPC mengirimkan dua orang dari unsur pertahanan dan keamanan (Hankam), Ikatan Wanita Brigez (IWABI), serta bidang mahasiswa.


Ke depan, Brigez berencana mewadahi serta mengoordinasikan potensi seniman jalanan di Kota Cimahi agar lebih terarah dan produktif.


Selain itu, organisasi yang berawal dari komunitas motor ini juga menyiapkan kolaborasi dengan dinas pendidikan dan dinas sosial guna menghadirkan program pendidikan bagi anggota yang putus sekolah.


Menurut Virgi, fokus utama program unggulan tahun 2026 adalah bidang pendidikan sebagai langkah konkret mengubah citra organisasi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.


Ia juga menegaskan komitmen Brigez untuk menjauhi tindakan kriminal dan lebih aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.


Terkait insiden pelajar yang sempat viral, pihaknya mengaku belum menerima informasi lengkap, namun berharap seluruh anggota tetap disiplin dan tidak terlibat pelanggaran hukum.


“Kami berharap ke depan anggota tidak terlibat kasus kriminal. Kegiatan kaderisasi ini menjadi langkah pembinaan agar organisasi semakin positif dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (Adang. R)

Komentar

BERITA TERKINI