Ranting dan PAC Bergerak, Mengguncang PDI Perjuangan Cimahi

Cimahi, Reportasenusantaranews.com — Suasana politik internal PDI Perjuangan Kota Cimahi kembali memanas. Sejumlah ketua Ranting dan PAC resmi menyampaikan mosi tidak percaya kepada Ketua DPC PDI Perjuangan, Agung Yudaswara, ST, melalui laporan yang ditujukan kepada DPD PDI Perjuangan Jawa Barat.


Aksi penolakan tersebut dipicu dugaan ketidaktransparanan pengelolaan keuangan partai, khususnya dana bantuan partai (Banpol).

Menurut para pengurus, dana Banpol tidak dikelola oleh bendahara sebagaimana mestinya, namun langsung berada dalam kendali Ketua DPC.


Kondisi ini dituding menyebabkan minimnya stimulan dan pertanggungjawaban kegiatan partai (SPJ) bagi kader dan pengurus, serta ketimpangan dukungan operasional di tingkat akar rumput.



Selain persoalan dana, para kader juga menyoroti mandeknya proses pengkaderan di tingkat ranting dan PAC.


Mereka menilai selama kepemimpinan Agung Yudaswara, pembinaan struktural di basis massa tidak pernah berjalan. Imbasnya dianggap sangat fatal: penurunan suara PDI Perjuangan pada Pileg 2024 di Kota Cimahi mencapai sekitar 10.000 suara.


Imbasnya Meski jumlah kursi di DPRD masih bertahan, para kader menegaskan bahwa hal tersebut disebabkan oleh sisa suara, bukan peningkatan elektoral.


Berdasarkan rangkaian persoalan tersebut, para pengurus, kader, dan simpatisan PDI Perjuangan Kota Cimahi menyatakan penolakan terhadap pencalonan kembali Agung Yudaswara sebagai Ketua DPC pada periode berikutnya.


Mereka menganggap perubahan kepemimpinan merupakan langkah penting untuk memulihkan kembali marwah partai dan menguatkan jaringan akar rumput.


Aspirasi ini kini tengah menunggu tindak lanjut resmi dari DPD PDI Perjuangan Jawa Barat. (Adang/PJPM)

Komentar

BERITA TERKINI